zmedia

Pemilik Warung di Solo Dihakimi Driver Ojol Setelah Garang

Kejadian Pemukulan Driver Ojol di Jalan Ahmad Yani Viral di Media Sosial

Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di Jalan Ahmad Yani, Mahahan, Kota Solo. Seorang driver ojek online (ojol) dikabarkan dipukul oleh seorang bapak-bapak yang tidak dikenal. Aksi tersebut terekam dalam kamera dashcam dan langsung menjadi viral di media sosial.

Pada video yang beredar, terlihat bahwa driver ojol sedang melaju di jalan yang berbelok. Di depannya, ada pengendara motor Honda Supra yang melintas. Pengendara itu sempat menghalangi jalannya, lalu memberikan klakson. Saat driver ojol mencoba melanjutkan perjalanan, pengendara Supra kembali menghalangi jalan.

Ia kemudian membunyikan klakson dua kali lagi. Akibatnya, pengendara Supra merasa tidak terima dan langsung menghalau jalan driver ojol. Tanpa ragu, ia menurunkan kakinya dan langsung memukul driver ojol. Dengan tenang, driver ojol mengingatkan bang jago bahwa aksinya telah terekam kamera.

“Ini ada kamera loh pak, aku gak melayani kamu loh,” ujarnya. Namun, bang jago tetap tidak terima dan kembali memberikan pukulan. Kali ini, pukulan mengenai kepala driver ojol dan helmnya.

Setelah memukul, pelaku langsung melarikan diri. Kejadian ini pun viral di media sosial dan membuat puluhan driver ojol datang untuk menemui bang jago. Terlihat adanya mediasi antara kedua belah pihak.

Tidak seperti saat di jalan, bang jago tampak hanya bisa menunduk sambil tersenyum tipis. Ia meminta maaf atas perbuatannya dan menyatakan kesalahan yang telah dilakukannya.

Proses Mediasi dan Penyelesaian Masalah

Ketua Komunitas Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Solo Raya, Ramadhan Bambang Wijanarko, menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada Kamis (23/7/2026) pagi. Korban, yang diketahui bernama Eby, sedang mengantar penumpang saat kejadian berlangsung.

“Begitu viral saya dihubungi teman-teman (ojol) mencoba mencari kontaknya Mas Eby. Terus saya hubungi, terus saya tanya inginnya beliau seperti apa,” kata Ramadhan.

Setelah dihubungi, Garda kemudian menemui Lurah Sumber untuk meminta fasilitasi mediasi. Hal ini dilakukan karena korban dan pelaku sama-sama merupakan warga Kelurahan Sumber.

Pada Jumat (24/7/2026) siang, mediasi digelar dan dihadiri pihak kelurahan, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas setempat. “Pada akhirnya difasilitasi pertemuan di kelurahan. Kenapa di sana? Karena korban dan pelaku merupakan warga Sumber. Tadi setelah bertemu dengan Pak Lurah, Pak Babinsa, dan Pak Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak diupayakan berdamai. Pelaku juga mengakui perbuatannya. “Di sana kita mediasi dan kita tunjukkan bukti-bukti. Dan si pelaku pun mengakui perbuatannya,” tambah Ramadhan.

Selain itu, dalam mediasi tersebut terungkap bahwa pelaku diduga pernah melakukan tindakan serupa beberapa waktu lalu. Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan bahwa keputusan untuk berdamai atau melanjutkan proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada korban.

Namun demikian, ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai dan kejadian serupa tidak terulang. “Dengan kejadian ini kami berharap ke depan baik untuk teman-teman driver ojol maupun masyarakat bisa saling menghormati dan jangan mudah terpancing emosi karena semua bisa dibicarakan,” pungkasnya.

Posting Komentar untuk "Pemilik Warung di Solo Dihakimi Driver Ojol Setelah Garang"

Banner Blog